LAPORAN KEGIATAN SEKOLAH MINGGU PIA PRINGGOLAYAN
| No. | Uraian | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Nama Kegiatan | Sekolah Minggu PIA Pringgolayan |
| 2 | Kelompok Binaan | PIA (Pendampingan Iman Anak) Pringgolayan |
| 3 | Hari/Tanggal | 4 Oktober 2026 |
| 4 | Waktu | 07.30 - 09.00 WIB |
| 5 | Tempat | Wilayah/Paroki Pringgolayan |
| 6 | Tema | “Menjadi Anak yang Suka Menolong” |
| 7 | Sumber Kitab Suci | Lukas 10:25–37 – Orang Samaria yang Baik Hati |
| 8 | Tujuan | Membantu anak memahami bahwa kasih kepada sesama diwujudkan melalui sikap peduli, berbagi, dan suka menolong. |
| 9 | Materi | Makna kasih dan kepedulian, contoh tindakan menolong di rumah, sekolah, dan lingkungan, serta teladan Orang Samaria yang Baik Hati. |
| 10 | Metode | Cerita Kitab Suci, tanya jawab, permainan, bernyanyi, aktivitas kelompok, dan refleksi sederhana. |
| 11 | Pelaksanaan | Kegiatan diawali dengan doa dan lagu pembuka, dilanjutkan cerita Kitab Suci tentang Orang Samaria yang Baik Hati. Anak-anak diajak berdiskusi mengenai contoh perbuatan baik dan menolong sesama. Kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif dan aktivitas kelompok. |
| 12 | Hasil yang Dicapai | Anak mampu memahami arti kasih dan kepedulian serta menyebutkan berbagai contoh tindakan menolong yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. |
| 13 | Indikator Keberhasilan | Anak aktif mengikuti kegiatan, mampu menjawab pertanyaan, berani mengungkapkan pengalaman, dan menunjukkan komitmen melakukan kebaikan kepada sesama. |
| 14 | Nilai Keutamaan | Kasih, kepedulian, kerendahan hati, solidaritas, berbagi, dan persaudaraan. |
| 15 | Tindak Lanjut | Anak diajak mempraktikkan satu tindakan kebaikan setiap hari kepada keluarga, teman, dan orang yang membutuhkan. |
Deskripsi Kegiatan
Kegiatan Sekolah Minggu PIA Pringgolayan dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan dan pembinaan iman anak agar semakin mengenal, mencintai, dan mengikuti teladan Yesus dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dikemas secara menarik, interaktif, dan menyenangkan melalui doa, nyanyian, cerita Kitab Suci, permainan, serta aktivitas bersama.
Melalui kisah Orang Samaria yang Baik Hati (Lukas 10:25–37), anak-anak diajak memahami bahwa menjadi pengikut Yesus berarti memiliki hati yang peduli dan siap menolong sesama. Anak-anak juga diberikan contoh konkret bahwa menolong dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana, seperti membantu orang tua, berbagi dengan teman, menghibur teman yang sedih, dan menjaga kebersamaan.
Kegiatan berjalan dengan baik dan anak-anak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif. Sebagai tindak lanjut, anak-anak diajak membangun kebiasaan “Satu Hari Satu Kebaikan” sebagai bentuk nyata iman dalam kehidupan sehari-hari.



