LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
| No. | Uraian | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Nama Kegiatan | Pengembangan Kompetensi Penyuluh melalui Diklat Online |
| 2 | Pelaksana | Penyuluh Agama Katolik Kemenag Kabupaten Bantul |
| 3 | Waktu | ………………… 2026 |
| 4 | Tempat | Daring/Online |
| 5 | Bentuk Kegiatan | Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Online |
| 6 | Tujuan | Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, wawasan, dan profesionalitas Penyuluh Agama Katolik dalam melaksanakan tugas kepenyuluhan. |
| 7 | Materi | Materi sesuai program diklat, pengembangan kompetensi penyuluh, metode penyuluhan, komunikasi, pemanfaatan teknologi, dan penguatan pelayanan keagamaan. |
| 8 | Metode | Pembelajaran daring, pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, penugasan, dan evaluasi. |
| 9 | Hasil/Output | Bertambahnya wawasan dan kompetensi dalam merancang serta melaksanakan kegiatan penyuluhan yang efektif, kreatif, dan sesuai kebutuhan kelompok binaan. |
| 10 | Indikator Keberhasilan | Mengikuti kegiatan diklat secara aktif, menyelesaikan materi/tugas yang diberikan, serta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan kepenyuluhan. |
| 11 | Nilai Keutamaan | Profesionalitas, tanggung jawab, disiplin, pembelajaran berkelanjutan, kreativitas, dan integritas. |
| 12 | Tindak Lanjut | Menerapkan hasil pembelajaran dalam penyusunan materi, metode, administrasi, dan pelaksanaan penyuluhan Agama Katolik di wilayah Kabupaten Bantul. |
Deskripsi Kegiatan
Kegiatan Pengembangan Kompetensi Penyuluh melalui Diklat Online dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas dan kualitas pelayanan Penyuluh Agama Katolik. Kegiatan diikuti secara daring dengan memanfaatkan teknologi digital sehingga proses pengembangan kompetensi dapat dilakukan secara fleksibel dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan diklat, penyuluh memperoleh berbagai pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas kepenyuluhan, antara lain penguatan wawasan keagamaan, metode penyuluhan, komunikasi efektif, pemanfaatan teknologi digital, penyusunan materi, serta strategi pelayanan kepada kelompok binaan.
Melalui kegiatan ini, penyuluh diharapkan mampu mengembangkan pola penyuluhan yang lebih kreatif, komunikatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan umat. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selanjutnya diterapkan dalam kegiatan pendampingan dan pembinaan umat Katolik di Kabupaten Bantul.
Output utama: tersusunnya catatan/sertifikat diklat dan meningkatnya kompetensi Penyuluh Agama Katolik sebagai dasar peningkatan kualitas pelayanan kepenyuluhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar