Berkah Dalem Gusti

Selamat Datang di Blog ini bersama R. Slamet Widiantono,SS ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy
Tampilkan postingan dengan label Dokumentasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dokumentasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Mei 2026

Dokumentasi Giat Juni 26

 MINGGU PERTAMA


Penyuluh Agama Katolik dan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan ibadah bersama pada Senin pagi minggu genap sebagai bagian dari pembinaan rohani dan penguatan spiritualitas dalam menjalankan tugas pelayanan. 

Kegiatan diawali dengan pujian, pembacaan dan perenungan firman Tuhan, doa bersama, serta refleksi yang mengajak seluruh peserta untuk semakin menghayati nilai-nilai kasih, persaudaraan, integritas, dan semangat melayani. 

Melalui ibadah bersama ini diharapkan terjalin kebersamaan yang semakin erat, tercipta semangat kerja yang harmonis, serta meningkatnya komitmen para penyuluh dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional, moderat, dan membawa damai bagi masyarakat.




Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Bantul mengikuti kegiatan pembinaan rohani bersama Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri yang dilaksanakan di Kompleks Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bantul. 

Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperdalam kehidupan iman, mempererat tali persaudaraan antar sesama pelayan Gereja, serta membangun sinergi dalam pelaksanaan tugas pelayanan dan penyuluhan keagamaan. 

Melalui doa bersama, pendalaman iman, dan refleksi, para peserta diajak untuk semakin menghayati semangat pelayanan yang berlandaskan kasih Kristus, sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang penuh dedikasi, profesional, dan membawa damai serta harapan bagi umat dan masyarakat.


Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Bantul mengikuti Perayaan Ekaristi Jumat Pertama yang dihadiri oleh ASN, TNI, dan POLRI se-Kabupaten Bantul di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran. 

Perayaan Ekaristi berlangsung dengan khidmat sebagai sarana pembinaan rohani, penguatan iman, serta mempererat persaudaraan dan sinergi antar aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. 

Melalui perayaan ini, seluruh peserta diajak untuk menghayati nilai-nilai kasih, kejujuran, integritas, dan semangat pengabdian, sehingga mampu mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, serta berlandaskan iman dan nilai-nilai kebangsaan.






MINGGU KEDUA




MINGGU KETIGA


Pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Katolik Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan ziarah rohani ke Gua Maria Rosa Mystica Tuntang. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam iman, memperkuat spiritualitas, serta mempererat kebersamaan antar anggota KKG. Selama ziarah, peserta mengikuti doa bersama, perayaan Ekaristi (apabila dijadwalkan), doa Rosario, dan refleksi iman sebagai ungkapan syukur serta penyerahan diri kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru Pendidikan Agama Katolik semakin diteguhkan dalam panggilan sebagai pendidik, mampu menjadi teladan dalam hidup beriman, serta semakin bersemangat dalam mewartakan nilai-nilai Kristiani di lingkungan sekolah dan masyarakat.









MINGGU KEEMPAT


Pada hari Selasa, telah dilaksanakan kegiatan Bina Iman Katolik bagi remaja di Panti Asuhan Bina Putra yang dipandu oleh Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Bantul. 

Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pendalaman Kitab Suci sesuai bacaan liturgi hari itu bertemakan "Jangan Takut dan Cemas", disertai refleksi, diskusi interaktif, dan permainan edukatif untuk memperdalam pemahaman iman. Melalui kegiatan ini, para remaja diajak semakin percaya kepada penyelenggaraan Tuhan, berani menghadapi tantangan hidup, serta mewujudkan nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari. 

Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, dan diharapkan semakin memperkuat pertumbuhan iman serta karakter Kristiani para peserta.




Dokumentasi Giat Mei 26


Giat  Senin  Genap

Doa Bersama Penyuluh Agama Katolik dan Kristen di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul

Dalam rangka memperkuat kehidupan rohani, meningkatkan kebersamaan, serta membangun sinergi dalam pelaksanaan tugas kepenyuluhan, para Penyuluh Agama Katolik dan Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Bantul secara rutin melaksanakan kegiatan doa bersama yang diselenggarakan setiap hari Senin pada minggu genap bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

Kegiatan doa bersama ini menjadi sarana pembinaan spiritual bagi para penyuluh sekaligus wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan kerja sama lintas denominasi Kristen. Melalui pertemuan ini, para penyuluh diajak untuk meneguhkan panggilan pelayanan, memperdalam kehidupan iman, serta memohon penyertaan Tuhan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat di bidang keagamaan.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci, renungan singkat, doa syafaat, doa bersama untuk bangsa dan negara, serta doa khusus bagi kelancaran pelaksanaan program kerja Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Pada kesempatan tertentu, peserta juga berbagi pengalaman pelayanan dan saling memberikan penguatan dalam menghadapi tantangan tugas kepenyuluhan di lapangan.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, persaudaraan, dan semangat oikumenis. Kehadiran para penyuluh menunjukkan komitmen bersama untuk membangun kerja sama yang harmonis serta mewujudkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Selain memperkuat kehidupan rohani, doa bersama ini juga menjadi media komunikasi dan koordinasi antarpenyuluh. Berbagai informasi terkait program kerja, kegiatan pembinaan umat, serta agenda pelayanan dapat disampaikan dan didiskusikan secara informal sehingga mendukung efektivitas pelaksanaan tugas di masing-masing wilayah binaan.

Secara keseluruhan, kegiatan doa bersama Penyuluh Agama Katolik dan Kristen yang dilaksanakan setiap hari Senin pada minggu genap di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul berjalan dengan baik, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini memberikan manfaat yang besar dalam memperkuat iman, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun hubungan yang harmonis di antara para penyuluh agama.

Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan rohani dan penguatan sinergi antarpenyuluh dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang profesional, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.



Doa Lingkungan Gabriel setiap Kamis Malam

Sebagai upaya untuk mempererat persaudaraan umat dan meningkatkan kehidupan iman, Lingkungan Gabriel secara rutin melaksanakan kegiatan doa bersama setiap malam Jumat. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir dari rumah ke rumah anggota lingkungan sehingga seluruh umat memiliki kesempatan untuk menjadi tuan rumah dan terlibat aktif dalam kehidupan menggereja.

Doa bersama diawali dengan lagu pembuka, doa pembukaan, pembacaan Kitab Suci, renungan singkat, doa umat, serta ditutup dengan doa penutup dan berkat. Dalam pelaksanaannya, umat secara bergantian mendapatkan tugas sebagai pemimpin doa, pembaca Kitab Suci, pemazmur, maupun petugas liturgi lainnya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pendalaman iman, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran dan pemberdayaan umat.

Kegiatan doa bersama yang dilaksanakan secara rutin ini mendapat sambutan positif dari umat Lingkungan Gabriel. Kehadiran umat yang cukup baik menunjukkan adanya kerinduan untuk berkumpul dalam doa dan membangun kebersamaan sebagai keluarga Allah. Melalui pertemuan rutin tersebut, hubungan antarumat semakin erat, semangat saling peduli semakin tumbuh, dan komunikasi antaranggota lingkungan menjadi lebih baik.

Selain sebagai sarana penguatan iman, kegiatan doa bersama juga menjadi kesempatan untuk berbagi informasi terkait kegiatan Gereja, kebutuhan umat yang memerlukan perhatian, serta berbagai program pelayanan yang akan dilaksanakan di lingkungan maupun paroki. Dengan demikian, doa bersama menjadi sarana yang efektif untuk membangun persekutuan, pelayanan, dan kesaksian hidup beriman.

Secara keseluruhan, kegiatan doa bersama setiap malam Jumat yang dilaksanakan secara bergilir dari rumah ke rumah berjalan dengan baik, lancar, dan penuh semangat kekeluargaan. Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga semakin memperkuat iman umat, menumbuhkan rasa persaudaraan, serta mendorong keterlibatan aktif umat dalam kehidupan Gereja dan masyarakat.



Legio Maria setiap Kamis Pagi di Gereja Pringgolayan

Pertemuan Rutin Legio Mariae Paroki Pringgolayan

Sebagai salah satu organisasi kerasulan awam dalam Gereja Katolik, Legio Mariae Paroki Pringgolayan secara rutin melaksanakan pertemuan mingguan setiap hari Kamis pagi. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan iman, pendalaman spiritualitas Maria, serta penguatan semangat kerasulan bagi para anggota dalam menjalankan tugas pelayanan di tengah Gereja dan masyarakat.

Pertemuan rutin dilaksanakan dalam suasana doa dan kebersamaan yang penuh semangat persaudaraan. Kegiatan diawali dengan doa pembukaan, doa Rosario, pembacaan serta perenungan Sabda Tuhan, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan tata tertib pertemuan Legio Mariae sesuai pedoman organisasi. Dalam setiap pertemuan, para anggota menyampaikan laporan tugas kerasulan yang telah dilaksanakan selama satu minggu, seperti kunjungan kepada umat yang sakit, pendampingan umat lanjut usia, kunjungan keluarga, serta berbagai bentuk pelayanan pastoral lainnya.

Selain laporan tugas, pertemuan juga diisi dengan pembinaan rohani melalui pembacaan dan pendalaman Buku Pegangan Legio Mariae, refleksi iman, serta diskusi mengenai berbagai tantangan dan pengalaman pelayanan yang dihadapi oleh anggota. Kegiatan ini membantu para legioner untuk semakin memahami spiritualitas Legio Mariae yang berpusat pada keteladanan Bunda Maria dalam ketaatan, kerendahan hati, dan semangat pelayanan kepada sesama.

Pertemuan rutin setiap Kamis pagi juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antaranggota. Melalui kebersamaan dalam doa dan pelayanan, para anggota saling mendukung dan menguatkan dalam menjalankan panggilan hidup sebagai rasul awam di tengah Gereja. Semangat persatuan dan kerja sama yang terjalin turut mendukung kelancaran berbagai kegiatan pastoral di lingkungan maupun paroki.

Kegiatan Legio Mariae Paroki Pringgolayan berlangsung dengan baik, tertib, dan sesuai dengan tujuan organisasi, yaitu membantu pengudusan para anggotanya melalui doa dan karya kerasulan. Kehadiran anggota yang konsisten menunjukkan komitmen untuk terus bertumbuh dalam iman serta mengabdikan diri dalam pelayanan kepada Gereja dan sesama.

Secara keseluruhan, pertemuan rutin Legio Mariae setiap hari Kamis pagi memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan kehidupan rohani para anggota dan mendukung karya pastoral Gereja. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan sehingga semakin banyak umat yang merasakan kehadiran kasih Kristus melalui pelayanan yang dilakukan oleh para anggota Legio Mariae.




Pembinaan Iman Remaja Katolik di Panti Asuhan Bina Putra Bantul

Dalam rangka mendukung pertumbuhan dan perkembangan iman generasi muda Katolik, telah dilaksanakan kegiatan Pembinaan Iman Remaja Katolik di Panti Asuhan Bina Putra Bantul yang diselenggarakan secara rutin setiap hari Selasa sore. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para remaja dengan nilai-nilai iman Katolik, membentuk karakter Kristiani, serta memperkuat semangat hidup beriman di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Peserta kegiatan merupakan remaja penghuni panti yang sebagian besar adalah putri-putri yang berasal dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sedang menempuh pendidikan di wilayah Kabupaten Bantul dan sekitarnya. Keberagaman latar belakang budaya yang mereka miliki menjadi kekayaan tersendiri dalam proses pembinaan, sekaligus menjadi kesempatan untuk menumbuhkan semangat persaudaraan dalam iman.

Kegiatan pembinaan dilaksanakan dalam suasana yang hangat, penuh kekeluargaan, dan partisipatif. Setiap pertemuan diawali dengan doa bersama dan lagu pujian, dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci, pendalaman iman, diskusi kelompok, refleksi, serta doa penutup. Materi yang diberikan meliputi pengenalan dan pendalaman ajaran Gereja Katolik, nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari, pengembangan karakter, hidup menggereja, kepemimpinan, serta penguatan mental dan spiritual bagi remaja.

Dalam proses pembinaan, peserta didorong untuk aktif berbagi pengalaman hidup, mengungkapkan pendapat, dan merefleksikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sebagai remaja. Pendekatan dialogis ini membantu para peserta untuk semakin memahami bahwa iman bukan hanya dipelajari, tetapi juga dihayati dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pendampingan yang membantu mereka menghadapi tantangan masa remaja dengan lebih bijaksana dan berlandaskan nilai-nilai Injil.

Pembinaan iman juga diarahkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, kepedulian terhadap sesama, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan Gereja. Para remaja diajak untuk meneladani Yesus Kristus sebagai sahabat dan teladan hidup, serta Bunda Maria sebagai model ketaatan dan kesetiaan kepada kehendak Allah. Melalui berbagai kegiatan reflektif dan interaktif, peserta semakin terdorong untuk mengembangkan potensi diri dan membangun masa depan yang lebih baik.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan sambutan yang baik dari pihak panti maupun para peserta. Kehadiran yang cukup konsisten menunjukkan antusiasme para remaja dalam mengikuti pembinaan. Suasana pertemuan yang akrab dan penuh semangat menjadikan kegiatan ini sebagai ruang yang positif untuk bertumbuh dalam iman, memperkuat karakter, dan membangun persaudaraan.

Secara keseluruhan, kegiatan Pembinaan Iman Remaja Katolik di Panti Asuhan Bina Putra Bantul setiap hari Selasa sore berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual serta pembentukan karakter para peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pendampingan dan pembinaan generasi muda Katolik agar menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, dan siap menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat.




Kamis, 16 April 2026

DOKUMENTASI materi PENYULUH MEI 26

 

Materi Penyuluhan Agama Katolik Bulan Mei 2026

Tema Umum: "Bersama Maria Menjadi Murid Kristus yang Berpengharapan"

Mei dikenal sebagai Bulan Maria, saat umat Katolik diajak untuk semakin mengenal, mencintai, dan meneladani Bunda Maria sebagai teladan iman dan pengharapan. Materi penyuluhan selama bulan Mei 2026 dapat dibagi menjadi empat pertemuan mingguan.


MINGGU I

Tema: Maria, Teladan Ketaatan kepada Allah

Bacaan Kitab Suci: Lukas 1:26-38



Tujuan

Peserta memahami bahwa Maria menjadi teladan dalam mendengarkan dan melaksanakan kehendak Allah.

Materi

Ketika Malaikat Gabriel datang membawa kabar sukacita, Maria tidak langsung memahami seluruh rencana Allah. Namun ia menjawab, "Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." (Luk 1:38).

Ketaatan Maria bukanlah ketaatan tanpa berpikir, melainkan ketaatan yang lahir dari iman dan kepercayaan penuh kepada Allah. Dalam kehidupan sehari-hari, umat diajak meneladani Maria dengan setia menjalankan tugas, kewajiban, dan panggilan hidup masing-masing.

Refleksi

  • Apakah saya mau mendengarkan kehendak Tuhan dalam hidup saya?

  • Bagaimana saya menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari?

Aksi Nyata

Membiasakan doa pagi dan malam serta melaksanakan tugas keluarga dengan penuh tanggung jawab.


MINGGU II

Tema: Maria Mengajarkan Kerendahan Hati

Bacaan Kitab Suci: Lukas 1:46-55



Tujuan

Peserta mampu meneladani sikap rendah hati Maria dalam kehidupan sehari-hari.

Materi

Dalam Magnificat, Maria memuji kebesaran Tuhan, bukan dirinya sendiri. Maria menyadari bahwa segala yang baik berasal dari Allah.

Kerendahan hati bukan berarti merendahkan diri, tetapi menyadari bahwa talenta, kemampuan, dan keberhasilan adalah anugerah Tuhan yang harus digunakan untuk melayani sesama.

Refleksi

  • Apakah saya mudah menyombongkan diri?

  • Sudahkah saya menggunakan kemampuan yang saya miliki untuk melayani orang lain?

Aksi Nyata

Melakukan satu tindakan pelayanan sederhana kepada keluarga atau lingkungan tanpa mengharapkan pujian.


MINGGU III

Tema: Maria, Bunda Pengharapan

Bacaan Kitab Suci: Yohanes 19:25-27



Tujuan

Peserta semakin percaya kepada penyelenggaraan Allah dalam berbagai situasi kehidupan.

Materi

Maria tetap berdiri di bawah salib ketika Yesus menderita. Ia tidak meninggalkan Putranya walaupun mengalami kesedihan yang mendalam.

Sikap Maria mengajarkan bahwa harapan kepada Allah harus tetap dijaga meskipun menghadapi kesulitan, sakit, kegagalan, atau persoalan hidup lainnya.

Refleksi

  • Kesulitan apa yang sedang saya hadapi?

  • Apakah saya tetap percaya kepada Tuhan dalam situasi tersebut?

Aksi Nyata

Mendoakan keluarga yang sedang mengalami kesulitan dan memberikan dukungan kepada mereka.


MINGGU IV

Tema: Bersama Maria Menjadi Pembawa Damai

Bacaan Kitab Suci: Lukas 1:39-45



Tujuan

Peserta terdorong menjadi pembawa damai dan sukacita bagi sesama.

Materi

Setelah menerima kabar dari Malaikat Gabriel, Maria segera mengunjungi Elisabet. Kehadirannya membawa sukacita dan berkat.

Sebagai murid Kristus, kita dipanggil menjadi pembawa damai, menghindari pertengkaran, menyebarkan kasih, dan membangun persaudaraan dalam keluarga, lingkungan, Gereja, dan masyarakat.

Refleksi

  • Apakah kehadiran saya membawa damai bagi orang lain?

  • Apa yang dapat saya lakukan untuk menciptakan suasana yang harmonis?

Aksi Nyata

Mengunjungi atau menyapa anggota lingkungan yang sakit, lanjut usia, atau sedang membutuhkan perhatian.


Penutup

Bulan Maria mengajak seluruh umat untuk semakin dekat dengan Yesus melalui teladan Bunda Maria. Melalui ketaatan, kerendahan hati, pengharapan, dan semangat pelayanan yang dimiliki Maria, kita diajak menjadi pribadi yang semakin beriman, penuh kasih, dan siap mewartakan Injil dalam kehidupan sehari-hari.

Doa Penutup

Bunda Maria, Bunda Gereja, tuntunlah kami agar semakin setia mengikuti Putramu, Yesus Kristus. Ajarlah kami untuk taat kepada kehendak Allah, rendah hati dalam pelayanan, teguh dalam pengharapan, dan menjadi pembawa damai bagi sesama. Amin.

Rabu, 08 April 2026

DOKUMENTASI GIAT PENYULUH APRIL 26

























































Pelayanan selama Pekan Suci di Gereja Katolik Santo Paulus Pringgolayan

Partisipasi aktif dalam rangka merayakan Paskah di Gereja Paroki serta sebagai bagian dari Gereja Katolik yang hidup ditengah masyarakat Bantul pada umumnya



Materi 6 Suluh Juli 26

  Berikut adalah draf materi penyuluhan Katolik yang mendalam, terstruktur, dan menggerakkan hati berdasarkan teks Matius 10:1-7 (Kisah Yes...