LAPORAN KEGIATAN BINA IMAN REMAJA
| No. | Uraian | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Nama Kegiatan | Bina Iman Remaja |
| 2 | Hari/Tanggal | Selasa, Oktober 2026 |
| 3 | Waktu | 16.30–18.00 WIB |
| 4 | Tempat | PA Bina Putra |
| 5 | Kelompok Binaan | Remaja Katolik PA Bina Putra |
| 6 | Tema | “Suka Menolong: Menjadi Sahabat yang Peduli” |
| 7 | Sumber Kitab Suci | Galatia 6:2 – “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!” |
| 8 | Tujuan | Membantu remaja memahami pentingnya kepedulian, solidaritas, dan sikap suka menolong dalam kehidupan sehari-hari. |
| 9 | Materi | Makna menolong, kepedulian terhadap teman, berbagi, empati, dan tindakan nyata sebagai wujud iman Kristiani. |
| 10 | Metode | Penyampaian materi, tanya jawab, sharing pengalaman, permainan sederhana, dan refleksi. |
| 11 | Pelaksanaan | Kegiatan diawali dengan doa dan ice breaking. Peserta diajak memahami bahwa menolong bukan hanya memberikan sesuatu, tetapi juga dapat berupa perhatian, waktu, tenaga, mendengarkan, dan memberikan dukungan kepada orang lain. Kegiatan dilanjutkan dengan sharing pengalaman tentang menolong dan ditutup dengan komitmen melakukan satu tindakan kebaikan. |
| 12 | Hasil yang Dicapai | Remaja mampu memahami arti kepedulian dan semakin terdorong untuk membantu teman, keluarga, serta orang yang membutuhkan tanpa membeda-bedakan. |
| 13 | Indikator Keberhasilan | Peserta aktif mengikuti kegiatan, mampu menyebutkan contoh tindakan menolong, berani berbagi pengalaman, dan membuat komitmen melakukan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. |
| 14 | Nilai Keutamaan | Kasih, kepedulian, solidaritas, empati, kerendahan hati, dan gotong royong. |
| 15 | Tindak Lanjut | Remaja diajak mempraktikkan gerakan “Satu Hari Satu Kebaikan”, yaitu melakukan minimal satu tindakan menolong atau membahagiakan orang lain setiap hari. |
Deskripsi Kegiatan
Kegiatan Bina Iman Remaja di PA Bina Putra dilaksanakan pada hari Selasa pukul 16.30–18.00 WIB dengan tema “Suka Menolong: Menjadi Sahabat yang Peduli.” Melalui pendalaman Galatia 6:2, peserta diajak menyadari bahwa iman kepada Kristus harus diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata terhadap sesama.
Remaja diberikan pemahaman bahwa menolong tidak selalu berkaitan dengan materi. Menolong dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana, seperti membantu teman yang mengalami kesulitan, mendengarkan teman yang sedang menghadapi masalah, berbagi, menghibur, serta memberikan dukungan kepada orang yang membutuhkan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sharing, tanya jawab, permainan, dan refleksi. Peserta diajak membuat komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih peka terhadap kebutuhan orang lain dan membiasakan diri melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ditutup dengan doa bersama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar