LAPORAN KEGIATAN DIALOG LINTAS IMAN
PENYULUH AGAMA KATOLIK KABUPATEN BANTUL
Bulan Oktober 2026
1. Nama Kegiatan
Dialog Lintas Iman dalam rangka memperkuat kerukunan, toleransi, dan moderasi beragama di wilayah Kabupaten Bantul.
2. Latar Belakang
Kabupaten Bantul merupakan wilayah yang memiliki masyarakat dengan latar belakang agama, budaya, dan tradisi yang beragam. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan bangsa yang perlu dijaga melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan membangun komunikasi yang harmonis.
Dialog lintas iman menjadi salah satu sarana untuk mempererat hubungan antarumat beragama, membangun pemahaman bersama, serta mencegah munculnya prasangka dan kesalahpahaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai bagian dari tugas pelayanan, Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Bantul turut berperan aktif dalam mendukung terciptanya kerukunan umat beragama melalui komunikasi, koordinasi, dan kegiatan dialog lintas iman.
3. Tujuan Kegiatan
Meningkatkan pemahaman tentang pentingnya toleransi antarumat beragama.
Memperkuat persaudaraan dan persahabatan lintas iman.
Membangun komunikasi yang baik antartokoh agama dan masyarakat.
Menanamkan nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.
Mendorong kerja sama dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Mewujudkan kehidupan masyarakat Bantul yang damai, rukun, dan harmonis.
4. Sasaran Kegiatan
Tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Penyuluh agama lintas agama.
Pengurus lingkungan dan komunitas keagamaan.
Organisasi keagamaan.
5. Materi Dialog Lintas Iman
No. | Materi | Nilai yang Dikembangkan |
|---|---|---|
1 | Memahami keberagaman agama | Toleransi |
2 | Menghargai perbedaan keyakinan | Saling menghormati |
3 | Moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat | Keseimbangan dan kebijaksanaan |
4 | Membangun persaudaraan kemanusiaan | Solidaritas |
5 | Kerja sama lintas agama dalam kegiatan sosial | Gotong royong |
6 | Menjaga kerukunan di tengah masyarakat | Perdamaian |
6. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan dialog lintas iman dilaksanakan melalui komunikasi dan pertemuan bersama unsur masyarakat serta tokoh agama di wilayah Kabupaten Bantul.
Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Katolik berperan memberikan kontribusi pemikiran mengenai pentingnya hidup berdampingan secara damai, menghargai perbedaan keyakinan, dan mengembangkan semangat persaudaraan sebagai sesama warga bangsa.
7. Hasil dan Capaian
Terbangunnya komunikasi dan hubungan baik antarumat beragama.
Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya toleransi.
Terwujudnya sikap saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat.
Menguatnya semangat kerja sama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Terbangunnya komitmen bersama untuk menjaga kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Bantul.
8. Tindak Lanjut
Mengembangkan komunikasi rutin antarpenyuluh agama lintas agama.
Mendorong kegiatan sosial bersama tanpa membedakan latar belakang agama.
Melakukan edukasi moderasi beragama kepada kelompok binaan.
Mengembangkan kegiatan persaudaraan dan dialog lintas iman secara berkelanjutan.
9. Penutup
Dialog lintas iman merupakan wujud nyata upaya membangun persaudaraan dalam keberagaman. Perbedaan agama bukan menjadi penghalang untuk saling mengenal, menghormati, dan bekerja sama.
Sebagai Penyuluh Agama Katolik, keterlibatan dalam dialog lintas iman merupakan bagian dari panggilan pelayanan untuk menghadirkan nilai-nilai kasih, perdamaian, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.
Bantul, Oktober 2026
Penyuluh Agama Katolik
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul
Rogatianus Slamet Widiantono, SS
10. Format Rekapitulasi untuk Bukti Dukung
Komponen | Keterangan |
|---|---|
Kegiatan | Dialog Lintas Iman |
Bidang | Kerukunan Umat Beragama |
Sasaran | Masyarakat dan tokoh lintas agama |
Lokasi | Wilayah Kabupaten Bantul |
Waktu | Oktober 2026 |
Output | Terlaksananya kegiatan dialog/komunikasi lintas iman |
Outcome | Menguatnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama |
Bukti dukung | Undangan, daftar hadir, foto, notula, laporan |







