Berkah Dalem Gusti

Selamat Datang di Blog ini bersama R. Slamet Widiantono,SS ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy

Senin, 31 Agustus 2026

Rakor Bersama para Guru Katolik Bantul

 

LAPORAN KEGIATAN PENYULUH AGAMA KATOLIK

RAKOR BERSAMA PARA GURU AGAMA KATOLIK

DALAM PEMBINAAN IMAN ANAK DI SEKOLAH NEGERI

Nama: Rogatianus Slamet Widiantono, SS
Jabatan: Penyuluh Agama Katolik
Instansi: Kementerian Agama Kabupaten Bantul

A. Nama Kegiatan

Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Guru Agama Katolik dalam Pembinaan Iman Anak di Sekolah Negeri

B. Latar Belakang

Pembinaan iman anak Katolik di sekolah negeri membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang baik antara Guru Pendidikan Agama Katolik, Penyuluh Agama Katolik, pihak sekolah, orang tua, serta lingkungan Gereja. Anak-anak Katolik yang belajar di sekolah negeri perlu mendapatkan pendampingan iman yang berkesinambungan agar mampu mengembangkan iman, karakter, dan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.

C. Tujuan Kegiatan

  1. Membangun koordinasi antara Penyuluh Agama Katolik dan para Guru Agama Katolik.
  2. Mengidentifikasi kebutuhan pembinaan iman anak Katolik di sekolah negeri.
  3. Menyusun strategi pembinaan iman yang sesuai dengan perkembangan anak.
  4. Meningkatkan sinergi antara sekolah, keluarga, Gereja, dan Penyuluh Agama Katolik.
  5. Mendorong pelaksanaan kegiatan pembinaan iman secara rutin dan berkelanjutan.

D. Peserta

Penyuluh Agama Katolik bersama para Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti yang melayani peserta didik Katolik di sekolah negeri.

E. Uraian Kegiatan

Penyuluh Agama Katolik melaksanakan rapat koordinasi bersama para Guru Agama Katolik untuk membahas pelaksanaan pembinaan iman anak Katolik di sekolah negeri.

Dalam rakor dilakukan sharing pengalaman mengenai kondisi peserta didik Katolik, perkembangan kehidupan iman anak, tantangan pembinaan di lingkungan sekolah, serta berbagai bentuk kegiatan yang dapat dikembangkan. Pembahasan juga diarahkan pada pentingnya pendampingan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan agama, tetapi juga pada pembentukan karakter, sikap hidup, kepedulian terhadap sesama, toleransi, dan penghayatan iman dalam kehidupan sehari-hari.

Para peserta juga melakukan koordinasi mengenai kemungkinan pelaksanaan kegiatan seperti doa bersama, pendalaman iman, perayaan iman, pendampingan rohani, kegiatan sosial, serta pembinaan karakter Kristiani bagi peserta didik Katolik.

F. Hasil yang Dicapai

  1. Terbangun komunikasi dan koordinasi yang lebih baik antara Penyuluh Agama Katolik dan Guru Agama Katolik.
  2. Teridentifikasi kebutuhan pembinaan iman anak Katolik di sekolah negeri.
  3. Diperoleh berbagai masukan dan gagasan untuk meningkatkan kualitas pendampingan iman anak.
  4. Terbangun komitmen untuk memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, Gereja, dan Penyuluh.
  5. Tersusun rencana tindak lanjut pembinaan iman anak secara berkelanjutan.
  6. Mendorong terciptanya pembinaan iman yang ramah anak, kontekstual, dan sesuai dengan situasi peserta didik.

G. Peran Penyuluh Agama Katolik

Dalam kegiatan ini, Penyuluh Agama Katolik berperan sebagai fasilitator, pendamping, dan penggerak pembinaan iman umat, khususnya dalam membantu memperkuat sinergi antara Guru Agama Katolik dengan lingkungan Gereja dan masyarakat.

Penyuluh memberikan masukan berkaitan dengan metode pendampingan iman, penguatan karakter Kristiani, serta pengembangan kegiatan pembinaan yang dapat menjawab kebutuhan anak-anak Katolik di sekolah negeri.

H. Nilai-Nilai yang Dikembangkan

Iman – Kasih – Persaudaraan – Tanggung Jawab – Toleransi – Kepedulian – Kerja Sama

I. Tindak Lanjut

Sebagai tindak lanjut rakor, Penyuluh Agama Katolik bersama Guru Agama Katolik akan:

  • meningkatkan komunikasi dan koordinasi secara berkala;
  • menyusun program pembinaan iman anak sesuai kebutuhan;
  • mengembangkan materi pembinaan yang kreatif dan kontekstual;
  • mendorong keterlibatan orang tua dalam pendampingan iman anak;
  • membangun jejaring kerja sama dengan paroki dan lingkungan Gereja; serta
  • melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan iman secara berkala.

J. Kesimpulan

Rakor bersama para Guru Agama Katolik merupakan bagian penting dari tugas Penyuluh Agama Katolik dalam pembinaan dan pendampingan iman umat. Melalui koordinasi yang baik, pembinaan iman anak Katolik di sekolah negeri diharapkan dapat berlangsung secara terarah, berkelanjutan, dan mampu membantu anak bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, toleran, serta mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman masyarakat.

Bantul, 31 Agustus 2026

Penyuluh Agama Katolik
Kementerian Agama Kabupaten Bantul

Rogatianus Slamet Widiantono, SS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Budaya Jawa dan Gamelan dalam Ekaristi

LAPORAN KEGIATAN PENYULUHAN AGAMA KATOLIK PENDAMPINGAN BERSAMA PARA PENGGERAK GAMELAN DAN BAHASA JAWA DALAM PERAYAAN EKARISTI Nama: Rogatia...