LAPORAN KUNJUNGAN KELUARGA BERDUKA
Penyuluh Agama Katolik Kabupaten Bantul
I. Identitas Kegiatan
- Hari/Tanggal :
- Waktu : 12.00 - 14.00 WIB
- Tempat :
- Nama Keluarga :
- Nama Almarhum/Almarhumah :
- Alamat :
- Penyuluh : Rogatianus Slamet Widiantono
- Jabatan : Penyuluh Agama Katolik, Kemenag Kab. Bantul
II. Latar Belakang
Kunjungan kepada keluarga yang sedang mengalami kedukaan merupakan salah satu bentuk pelayanan dan pendampingan pastoral kepada umat. Kehadiran Penyuluh Agama Katolik di tengah keluarga berduka diharapkan dapat memberikan penguatan iman, penghiburan, serta dukungan moral agar keluarga mampu menghadapi masa kehilangan dengan tetap berpegang pada iman dan pengharapan kepada Tuhan.
III. Tujuan Kegiatan
- Memberikan penghiburan dan dukungan kepada keluarga yang sedang berduka.
- Menguatkan iman keluarga agar tetap percaya kepada penyelenggaraan Tuhan.
- Mendampingi keluarga dalam menghadapi proses kedukaan.
- Membangun kepedulian dan solidaritas umat Katolik terhadap keluarga yang mengalami musibah.
- Menjalin komunikasi dan hubungan pastoral yang baik dengan umat.
IV. Pelaksanaan Kegiatan
Kunjungan diawali dengan menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada keluarga. Penyuluh mendengarkan pengalaman dan ungkapan hati keluarga serta memberikan kesempatan kepada anggota keluarga untuk menyampaikan perasaan dan situasi yang sedang mereka alami.Selanjutnya diberikan pendampingan iman dengan mengingatkan bahwa dalam iman Kristiani, kematian bukanlah akhir dari kehidupan, melainkan perjalanan menuju kehidupan kekal bersama Allah. Keluarga diajak untuk menyerahkan seluruh pergumulan kepada Tuhan serta saling menguatkan satu sama lain.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk arwah almarhum/almarhumah dan bagi keluarga yang ditinggalkan. Keluarga juga diberikan motivasi agar tetap menjaga persatuan, saling mendukung, dan melanjutkan kehidupan dengan penuh iman dan pengharapan.
V. Materi Pendampingan
Tema: “Tuhan Menyertai dalam Setiap Kedukaan”
Pesan iman:
Dalam situasi kehilangan, manusia dapat mengalami kesedihan dan kekosongan. Namun, iman mengajarkan bahwa Tuhan tidak meninggalkan umat-Nya. Keluarga diajak untuk percaya bahwa kasih Allah senantiasa menyertai, baik bagi mereka yang telah berpulang maupun bagi keluarga yang masih melanjutkan kehidupan.
Kutipan Kitab Suci:
“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku,
ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”
(Yohanes 11:25)
VI. Hasil Kegiatan
- Keluarga mendapatkan penghiburan dan penguatan secara iman.
- Keluarga merasa diperhatikan dan didampingi oleh Gereja serta Penyuluh Agama.
- Terjalin komunikasi yang lebih baik antara Penyuluh dengan keluarga umat.
- Keluarga semakin menyadari pentingnya doa dan dukungan antaranggota keluarga dalam menghadapi kedukaan.
- Keluarga bersedia tetap menjaga kehidupan iman dan kebersamaan setelah masa kedukaan.
VII. Tindak Lanjut
- Melakukan komunikasi lanjutan dengan keluarga apabila diperlukan.
- Mendorong lingkungan/paroki untuk terus memberikan perhatian pastoral kepada keluarga.
- Mengajak keluarga untuk tetap aktif dalam kehidupan menggereja sesuai dengan kondisi dan kemampuan.
- Memberikan pendampingan lebih lanjut apabila keluarga membutuhkan dukungan rohani.
VIII. Penutup
Kunjungan keluarga berduka merupakan wujud nyata kehadiran Gereja dan pelayanan Penyuluh Agama Katolik di tengah umat. Melalui kehadiran, doa, dan pendampingan, keluarga diharapkan memperoleh kekuatan untuk menghadapi kedukaan serta tetap memiliki iman, harapan, dan kasih dalam menjalani kehidupan.
Bantul, 6 Agustus 2026
Penyuluh Agama Katolik
Kemenag Kabupaten Bantul
Rogatianus Slamet Widiantono
Penyuluh Agama Katolik
![]() |












































