LAPORAN KEGIATAN
MERAWAT KERUKUNAN DI ANTARA PARA PENYULUH AGAMA
A. Nama Kegiatan
Merawat Kerukunan di antara Para Penyuluh Agama Non-Islam
B. Bentuk Kegiatan
Kegiatan pembinaan dan penguatan kerukunan antarpenyuluh agama melalui komunikasi, koordinasi, dialog, dan kebersamaan lintas agama.
C. Peserta
Kegiatan diikuti oleh para Penyuluh Agama Non-Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dan kerja sama dalam menjaga kerukunan umat beragama.
D. Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk:
- Mempererat hubungan dan komunikasi antarpenyuluh agama.
- Membangun sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan agama dan keyakinan.
- Meningkatkan kerja sama dalam menjaga kerukunan umat beragama.
- Mendorong para penyuluh menjadi teladan dalam membangun toleransi di tengah masyarakat.
- Mencegah munculnya prasangka dan potensi konflik yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat.
- Mewujudkan suasana kerja yang harmonis dan penuh persaudaraan di lingkungan Kementerian Agama.
E. Bentuk Pelaksanaan
Kegiatan dilaksanakan melalui:
- - Dialog dan komunikasi lintas agama.
- - Sharing pengalaman dalam melaksanakan tugas kepenyuluhan.
- - Pembahasan persoalan kerukunan yang berkembang di masyarakat.
- - Penguatan nilai toleransi dan moderasi beragama.
- - Koordinasi serta kerja sama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
- - Membangun jejaring komunikasi antarpenyuluh.
F. Materi Pembinaan
Materi yang menjadi perhatian dalam kegiatan antara lain:
- Kerukunan umat beragama sebagai tanggung jawab bersama.
- Moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.
- Sikap saling menghormati dalam keberagaman.
- Membangun komunikasi yang sehat dan terbuka.
- Penyuluh agama sebagai teladan kerukunan dan agen perdamaian.
- Membangun kerja sama lintas agama untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan.
G. Pelaksanaan dan Hasil Kegiatan
Kegiatan berlangsung dalam suasana terbuka, akrab, dan penuh semangat kebersamaan. Para penyuluh memperoleh kesempatan untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta membangun komunikasi yang lebih baik.
Kegiatan ini semakin menyadarkan bahwa kerukunan tidak cukup hanya diwacanakan, tetapi perlu dirawat melalui perjumpaan, komunikasi, saling menghargai, dan kerja sama nyata.
Para penyuluh diharapkan mampu membawa semangat kerukunan tersebut ke tengah kelompok binaan dan masyarakat yang mereka dampingi.
H. Nilai yang Dihasilkan
Beberapa nilai positif yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain:
- Toleransi dalam menyikapi perbedaan.
- Persaudaraan di antara para penyuluh.
- Saling menghargai keyakinan masing-masing.
- Kerja sama dalam kegiatan kemasyarakatan.
- Moderasi beragama sebagai landasan membangun kehidupan yang damai.
- Keteladanan dalam menjaga kerukunan masyarakat.
I. Evaluasi dan Tindak Lanjut
Kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari para peserta. Komunikasi dan koordinasi antarpenyuluh perlu terus dipelihara agar hubungan yang telah terbangun dapat berkembang menjadi kerja sama yang semakin nyata.
Sebagai tindak lanjut, para penyuluh diharapkan terus membangun komunikasi lintas agama serta mengembangkan kegiatan bersama yang bersifat sosial, edukatif, dan kemanusiaan.
J. Penutup
Demikian laporan kegiatan “Merawat Kerukunan di antara Para Penyuluh Agama Non-Islam” dibuat sebagai dokumentasi kegiatan pembinaan dan penguatan kerukunan.
Semoga para penyuluh agama semakin mampu menjadi teladan dalam toleransi, moderasi beragama, persaudaraan, dan perdamaian, sehingga kerukunan umat beragama di Kabupaten Bantul dapat terus terjaga dan berkembang.
Bantul, Agustus 2026
Penyuluh Agama Katolik
Kementerian Agama Kabupaten Bantul
Rogatianus Slamet Widiantono
























