Berkah Dalem Gusti

Selamat Datang di Blog ini bersama R. Slamet Widiantono,SS ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy

Minggu, 24 Mei 2026

Menghormati Salib


Penghormatan Salib Yesus

Penghormatan salib bukan menyembah kayunya, tapi menyembah Yesus yang rela mati di atasnya. Salib itu jadi simbol karena di sanalah kasih terbesar terjadi.

1. Mengapa kita menghormati salib?

Karena di salib Yesus menanggung dosa kita.
Dialah yang memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib 1 Petrus 2:24
Kita tunduk pada salib untuk mengingat betapa mahalnya pengampunan itu.


2. Sikap hati yang benar saat menghormati salib

Syukur: "Terima kasih Yesus, Engkau menggantikanku."
Rendah hati: Sadar kita nggak bisa selamat tanpa Dia.
Pertobatan: Mau meninggalkan dosa yang sudah Dia bayar lunas.
Ketaatan: Salib juga panggil kita untuk memikul salib kita tiap hari - Lukas 9:23.


3. Cara sederhana menghormati salib hari ini

Diam sejenak dan ingat pengorbanan Yesus sebelum berdoa.
Baca ulang kisah penyaliban di Matius 27 atau Yohanes 19.
Hidup lebih mengasihi dan mengampuni orang lain, karena salib ajarkan kasih tanpa syarat.

Salib itu tanda kemenangan. Maut dikalahkan, dosa diampuni, jalan ke Bapa dibuka. Makanya kita bisa datang ke salib bukan dengan takut, tapi dengan hati penuh syukur.


Doa Singkat Merendahkan Diri di Bawah Salib

Tuhan Yesus,
Aku datang ke hadapan-Mu dengan hati yang tenang.
Aku ingat, di kayu salib itu Engkau mena
Engkau mati untukku waktu aku masih berdosa.
nggung dosaku, rasa maluku, dan rasa sakitku.
Ampuni aku untuk semua hal yang menyakiti hati-Mu.
Terima kasih karena Engkau tidak menunggu aku sempurna dulu baru menyelamatkanku.

Hari ini aku mau hidup sebagai orang yang sudah ditebus.
Tolong aku untuk mengasihi seperti Engkau mengasihi,
dan mengampuni seperti Engkau mengampuni.

Terpujilah Engkau, Yesus. Salib-Mu adalah harapanku.

Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rakor Pokjaluh Katolik