Berkah Dalem Gusti

Selamat Datang di Blog ini bersama R. Slamet Widiantono,SS ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy

Rabu, 08 April 2026

MALAM PASKAH 2026

 

Dari Kegelapan Menuju Terang Abadi

1. Cahaya yang Mengalahkan Kegelapan

Ibadat Malam Paskah dimulai dengan Upacara Cahaya. Di tengah gereja yang gelap gulita, satu api baru dinyalakan: Lilin Paskah. Cahaya kecil itu kemudian dibagikan kepada seluruh umat hingga gereja yang gelap menjadi terang benderang.

  • Refleksi: Kegelapan seringkali melambangkan dosa, keputusasaan, dan kematian. Namun, Malam Paskah membuktikan bahwa kegelapan sedalam apa pun tidak mampu memadamkan cahaya Kristus. Apakah ada "kegelapan" dalam hidup Anda—masalah, trauma, atau dosa—yang ingin Anda serahkan agar diterangi oleh cahaya kebangkitan-Nya malam ini?

2. Batu yang Terguling

Injil Malam Paskah sering mengisahkan para wanita yang pergi ke makam dan bertanya-tanya, "Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita?". Namun, setibanya di sana, batu yang sangat besar itu sudah terguling.

  • Refleksi: Seringkali kita merasa hidup kita terhambat oleh "batu besar": beban ekonomi, keretakan hubungan, atau penyakit. Kebangkitan Yesus mengajarkan bahwa bagi Allah, tidak ada batu yang terlalu berat untuk digulingkan. Malam ini adalah perayaan tentang Allah yang membuka jalan di mana sebelumnya terasa mustahil.

3. Memperbarui Janji Baptis

Malam ini kita juga memperbarui janji baptis. Kita memerciki diri dengan air suci sebagai tanda bahwa kita telah mati bersama Kristus dan bangkit menjadi manusia baru.

  • Refleksi: Kebangkitan bukan hanya peristiwa sejarah 2000 tahun lalu, tetapi peristiwa yang terjadi dalam diri kita sekarang. Menjadi "manusia Paskah" berarti berani meninggalkan kebiasaan buruk lama dan hidup dalam kasih, kejujuran, dan sukacita. Kita dipanggil untuk tidak lagi mencari "Dia yang hidup di antara orang mati."


Pesan Inti untuk Dibawa Pulang

Malam Paskah berpesan: Jangan takut. Kubur itu kosong bukan karena dicuri, tetapi karena kasih lebih kuat dari maut. Jika Kristus telah mengalahkan kematian, maka tidak ada satu pun ketakutan kita yang tidak bisa dikalahkan-Nya.

"Kristus telah bangkit, benar-benar bangkit. Alleluia!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DOKUMENTASI GIAT PENYULUH APRIL 26

Pelayanan selama Pekan Suci di Gereja Katolik Santo Paulus Pringgolayan Partisipasi aktif dalam rangka merayakan Paskah di Gereja Paroki ser...