Penyusunan materi pembinaan pendampingan dan penyuluhan agama Katolik didasarkan pada bacaan kitab suci yang dibacakan dalam perayaan ekaristi harian yakni sesuai dengan kalender liturgi.
Oleh karenanya dalam penyuluhan agama Katolik tidak bisa terlepas dari Gereja Katolik yang memiliki kalender liturgi.
Hal ini dimungkinkan karena untuk umat Katolik tidak semua bisa mengikuti ekaristi harian yang merupakan proses pertumbuhan iman yang terstruktur melalui kalender liturgi gereja yang sudah ditentukan.
Di samping itu agar hidup orang Katolik sungguh terinspirasi dan melaksanakan kehendak Allah melalui sapaan yang diberikan melalui gereja yang satu kudus dan apostolik.
Naskah PPT
|
Tema Pertemuan |
: |
Belajar dari Zakheus |
|
Tujuan |
: |
Membangun pertobatan serta buah dari pertobatan |
|
Bahan |
: |
Kitab suci |
|
Peserta |
: |
Anak dan Remaja Katolik |
|
Alamat Binaan |
: |
Piyungan dan Bantul |
|
Metode |
: |
Tatap Muka |
Isi Materi Bimbingan dan Penyuluhan
NASKAH RENUNGAN
|
Tema Pertemuan |
: |
Kita dan Kerajaan Allah |
|
Tujuan |
: |
Menyadari akan Kerajaan Allah |
|
Bahan |
: |
Kitab Suci Luk |
|
Peserta |
: |
Warga Katolik Pajangan |
|
Alamat Binaan |
: |
Pajangan |
|
Metode |
: |
Ceramah |
Isi Materi Bimbingan dan Penyuluhan
Renungan:
Kerajaan Allah Sudah Ada di Tengah-Tengah Kita
Yesus pernah berkata, “Kerajaan Allah ada di tengah-tengahmu.” (Luk 17:21).
Perkataan ini mengingatkan kita bahwa Kerajaan Allah bukan hanya sebuah tempat jauh yang kelak akan kita tuju, tetapi sebuah kehadiran nyata yang sudah hidup di sekitar kita dan di dalam hati kita.
Sering kali kita membayangkan Kerajaan Allah sebagai sesuatu yang megah, spektakuler, atau penuh mukjizat. Namun Yesus justru menampakkannya melalui hal-hal yang sederhana:
- senyum tulus seseorang,
- sikap mengampuni,
- perhatian terhadap yang kecil dan tersisih,
- tindakan kasih yang tidak diperhitungkan.
Inilah tanda-tanda bahwa Kerajaan Allah sudah bekerja.
Kerajaan Allah hadir ketika kita memilih untuk mengasihi daripada membenci, berbagi daripada menimbun, menghibur daripada menghakimi.
Setiap tindakan kecil yang dilandasi kasih Kristus menjadi benih Kerajaan Allah yang tumbuh di dunia ini.
Yesus mengajak kita untuk melihat dengan mata iman:
Bukan mencari keajaiban besar, tetapi menyadari kehadiran Allah dalam hal-hal kecil yang kita alami setiap hari. Kadang kita tidak menyadarinya karena hati kita sibuk, penuh keluhan, atau terlalu fokus pada masalah. Padahal Allah selalu bekerja dengan diam, namun pasti.
- Kerajaan Allah ada ketika keluarga saling mendukung.
- Kerajaan Allah ada ketika guru dengan sabar menuntun muridnya.
- Kerajaan Allah ada ketika seseorang tetap setia berbuat baik meski tak dihargai.
- Kerajaan Allah ada ketika kita mencintai seperti Yesus mencintai.
Renungan ini mengajak kita untuk membuka mata, hati, dan sikap hidup kita.
Marilah kita menjadi pembawa Kerajaan Allah di mana pun kita berada.
Dengan kata, tindakan, dan kasih kita, orang lain dapat merasakan bahwa Allah sungguh hadir.
Semoga hati kita selalu peka sehingga kita mampu berkata:
“Benar, Kerajaan Allah itu sudah ada di tengah-tengah kita.”
|
Tema Pertemuan |
: |
|
|
Tujuan |
: |
|
|
Bahan |
: |
|
|
Peserta |
: |
|
|
Alamat Binaan |
: |
|
|
Metode |
: |
|
Isi Materi Bimbingan dan Penyuluhan
|
Tema Pertemuan |
: |
|
|
Tujuan |
: |
|
|
Bahan |
: |
|
|
Peserta |
: |
|
|
Alamat Binaan |
: |
|
|
Metode |
: |
|
Isi Materi Bimbingan dan Penyuluhan
|
Tema Pertemuan |
: |
|
|
Tujuan |
: |
|
|
Bahan |
: |
|
|
Peserta |
: |
|
|
Alamat Binaan |
: |
|
|
Metode |
: |
|
Isi Materi Bimbingan dan Penyuluhan
|
Tema Pertemuan |
: |
|
|
Tujuan |
: |
|
|
Bahan |
: |
|
|
Peserta |
: |
|
|
Alamat Binaan |
: |
|
|
Metode |
: |
|
Isi Materi Bimbingan dan Penyuluhan






